<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ismaildoanxz's</title>
	<atom:link href="http://ismaildoanxz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Feb 2011 01:17:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ismaildoanxz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ismaildoanxz's</title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ismaildoanxz.wordpress.com/osd.xml" title="Ismaildoanxz&#039;s" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ismaildoanxz.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Proses stemming</title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/12/04/proses-stemming/</link>
		<comments>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/12/04/proses-stemming/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 07:24:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ismaildoanxz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Infrormation Retrieval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismaildoanxz.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Stemming itu proses pemotongan (pemangkasan) kata untuk mendapatkan bentuk dasar (kata dasar) dari kata tersebut. Buat yang udah pernah dapet di STKI (Sistem Temu Kembali Informasi Information Retreival), tentunya udah ndak asing lagi (tapi sayangnya dulu aku ndak ikut kuliah ini). Kalo bang wiki si bilangnya gini: Stemming is the process for reducing inflected (or [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=161&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Stemming </em>itu proses pemotongan (pemangkasan) kata untuk mendapatkan bentuk dasar (kata dasar) dari kata tersebut. Buat yang udah pernah dapet di STKI (Sistem Temu Kembali Informasi <a title="IR versi wiki" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Information_retreival">Information Retreival</a>), tentunya udah ndak asing lagi (tapi sayangnya dulu aku ndak ikut kuliah ini).</p>
<p>Kalo <a title="kata wiki soal stemming" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Stemming">bang wiki si bilangnya</a> gini:</p>
<p><strong><em>Stemming </em></strong><em>is the process for reducing inflected (or sometimes derived) words to their stem, base or root form — generally a written word form. The stem need not be identical to the morphological root of the word; it is usually sufficient that related words map to the same stem, even if this stem is not in itself a valid root.</em></p>
<p>Tu kan, intinya gimana ndapetin <em>stem</em>/<em>root</em> (inti/dasar) dari suatu kata tertulis (berimbuhan?). Jadi misal terdapat kata <em>mempermainkan</em>, maka dari kata tersebut bisa dipilah-pilah menjadi <em>mem</em> + <em>per</em> + <em>main</em> + <em>kan</em>. Secara ilmu bahasa, hal ini mudah dilakukan oleh manusia, karena manusia sudah punya <span style="text-decoration:line-through;">database</span> memori linguistik yang komplit untuk melakukan <em>parsing </em>komponen-komponen penyusun (<a title="panduan ejaan bahasa indonesia ala wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pedoman_ejaan">ejaan : imbuhan dan kata dasar</a>) dari suatu kata. Seperti misalnya, dari kata <em>mengantuk</em>, kita bisa langsung memilah-milah menjadi <em>me(ng)</em> + <em>kantuk</em> (bukan <em>meng</em> + <em>antuk</em> atau <em>me</em> + <em>ngantuk</em>). Namun bagaimana jika kita ingin melakukan automasi proses <em>stemming </em>ini dengan sebuah program? Mampukah program mengenali perubahan morfologi kata ini dengan tepat?</p>
<p>Hal ini bukanlah tidak mungkin. Proses <em>stemming </em>sendiri sudah cukup terkenal, bahkan seringkali kita gunakan tanpa kita sadari. Siapa si yang ndak kenal mbah <a title="mbah google yang super duper sakti" href="http://www.google.com/">Google</a>? <a title="stemming pada google" href="http://google.blogspace.com/archives/001092.html">Proses pencariannya sekarang sudah pake Stemming loh</a>! (pencarian kata <em><span style="text-decoration:underline;">fish</span>ing</em> juga menghasilkan kata-kata <em><span style="text-decoration:underline;">fish</span></em>, <em><span style="text-decoration:underline;">fish</span>y</em>, <em><span style="text-decoration:underline;">fish</span>erman</em> dll). Meskipun masih <a title="stemming pada google untuk bahasa laen?" href="http://www.markcarey.com/googleguy-says/archives/discuss-google-stemming-in-other-languages.html">hanya berlaku buat pencarian dengan bahasa inggris</a>. Trus kalo <em>stemming</em> Bahasa Indonesia gimana donk??</p>
<p>Ah, pak <a title="pak agus, dosen teknik informatika ITS" href="http://agusza.its-sby.edu/">Agus Zainal Arifin</a> udah <a title="publikasi pak agus" href="http://agusza.its-sby.edu/hirodai/publikasi2.htm">pernah mbahas</a> hal ini sejak taon 2002 lalu. Pada publikasi yang berjudul <a title="paper aslinya" href="http://agusza.its-sby.edu/hirodai/SITIAKlasifikasiEvent.pdf"><em>Klasifikasi Dokumen Berita Kejadian Berbahasa Indonesia dengan Algoritma Single Pass Clustering</em></a><em> </em>tersebut, beliau menggunakan <em>stemming </em>untuk mendapatkan kata dasar yang akan digunakan sebagai acuan klasifikasi.</p>
<p>Proses <em>stemming </em>yang diulas adalah sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Pemeriksaan semua kemungkinan      bentuk kata. Setiap kata diasumsikan memiliki 2 awalan (prefiks) dan 3      akhiran (sufiks). Sehingga bentuknya menjadi :<br />
<strong><em>Prefiks 1</em></strong> + <strong><em>Prefiks 2 </em></strong>+ <strong><em>Kata dasar </em></strong>+      <strong><em>Sufiks 3 </em></strong>+ <strong><em>Sufiks 2 </em></strong>+ <strong><em>Sufiks 1</em></strong></li>
<li>Pemotongan dilakukan berurutan      : <span style="text-decoration:underline;">Awalan 1</span>, <span style="text-decoration:underline;">Awalan 2</span>, <span style="text-decoration:underline;">Akhiran 1</span>, <span style="text-decoration:underline;">Akhiran 2</span>, <span style="text-decoration:underline;">Akhiran      3</span> (kalau ada), dan <span style="text-decoration:underline;">Kata Dasar</span>.</li>
<li>Setiap tahap pemotongan diikuti      dengan pemeriksaan di kamus (berisi daftar kata dasar) apakah hasil      pemotongan itu sudah berada dalam bentuk dasar. Jika pemeriksaan berhasil      maka proses dinyatakan selesai dan tidak perlu melanjutkan proses      pemotongan imbuhan selanjutnya.<span id="more-161"></span></li>
</ul>
<ul>
<li>Namun jika sampai pada      pemotongan <span style="text-decoration:underline;">Akhiran 3</span> masih belum juga ditemukan di kamus, maka      dilakukan proses kombinasi: <span style="text-decoration:underline;">Kata Dasar</span> yang dihasilkan      dikombinasikan dengan imbuhan-imbuhannya dalam 12 konfigurasi berikut.</li>
</ul>
<ol>
<li><span style="text-decoration:line-through;">Kata Dasar</span></li>
<li><span style="text-decoration:line-through;">Kata Dasar + Akhiran 3</span></li>
<li><span style="text-decoration:line-through;">Kata Dasar + Akhiran 3 +      Akhiran 2</span></li>
<li><span style="text-decoration:line-through;">Kata Dasar + Akhiran 3 +      Akhiran 2 + Akhiran 1</span></li>
<li>Awalan 1 + Awalan 2 +Kata Dasar</li>
<li>Awalan 1 + Awalan 2 +Kata Dasar      + Akhiran 3</li>
<li>Awalan 1 + Awalan 2 +Kata Dasar      + Akhiran 3 + Akhiran 2</li>
<li><span style="text-decoration:line-through;">Awalan 1 + Awalan 2 +Kata Dasar      + Akhiran 3 + Akhiran 1</span></li>
<li>Awalan 2 + Kata Dasar</li>
<li>Awalan 2 + Kata Dasar + Akhiran      3</li>
<li>Awalan 2 + Kata Dasar + Akhiran      3 + Akhiran 2</li>
<li><span style="text-decoration:line-through;">Awalan 2 + Kata Dasar + Akhiran      3 + Akhiran 2 + Akhiran 1</span></li>
</ol>
<ul>
<li>Sebenarnya kombinasi 1, 2, 3,      4, 8, dan 12 sudah diperiksa pada tahap sebelumnya, karena kombinasi ini      adalah hasil pemotongan bertahap tersebut. Dengan demikian, kombinasi yang      masih perlu dilakukan tinggal 6 yakni pada kombinasi-kombinasi yang belum      dilakukan (5, 6, 7, 9, 10, dan 11). Tentunya bila hasil pemeriksaan suatu      kombinasi adalah ‘ada’, maka pemeriksaan pada kombinasi lainnya sudah      tidak diperlukan lagi.</li>
<li>Pemeriksaan 12 kombinasi ini      diperlukan, karena adanya fenomena <em>overstemming </em>pada algoritma      pemotongan imbuhan. Kelemahan ini berakibat pada pemotongan bagian kata      yang sebenarnya adalah milik <span style="text-decoration:underline;">Kata Dasar</span> itu sendiri yang kebetulan      mirip dengan salah satu jenis imbuhan yang ada. Dengan 12 kombinasi itu,      pemotongan yang sudah terlanjur tersebut dapat dikembalikan sesuai      posisinya.</li>
</ul>
<p>Ribet yak? Benernya <em>simple </em>kok, cuma <em>parsing </em>awalan dan akhiran, ambil beberapa huruf di ujung depan / blakang kata, kemudian cek apakah beberapa huruf potongan tersebut merupakan imbuhan. Jika merupakan imbuhan, potong kata tersebut dan sebutkan elemen penyusunnya (kata dasar dan imbuhan). Proses ini dilakukan sesuai dengan urutan yang disebutin di atas. Simple.</p>
<p>Yup, simple emang kalo cuma motong-motong imbuhan dari kata dasar. Tapi, proses tersebut jadi ndak simple <span style="text-decoration:line-through;">babar blas</span> sama sekali kalo ada di perubahan morfologi dari kata dasar pada kata berimbuhan bentukan dari awalan <em>pe-</em> dan <em>me-</em>. Kata wiki <a title="pedoman ejaan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pedoman_ejaan">aturannya begini ni</a> (tapi di sana cuma awalan <em>me-</em>):</p>
<p><strong>Awalan me-</strong></p>
<p>Pembentukan dengan awalan <em>me-</em> memiliki aturan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>tetap, jika huruf pertama kata dasar adalah l, m, n, q, r, atau w. Contoh: <em>me-</em> + luluh → <em>me</em>luluh, <em>me-</em> + makan → <em>me</em>makan.</li>
<li><em>me-</em> → <em>mem-</em>, jika huruf pertama kata dasar adalah b, f, <strong>p*</strong>, atau v. Contoh: <em>me-</em> + baca → <em>mem</em>baca, <em>me-</em> + pukul → <em>mem</em>ukul*, <em>me-</em> + vonis → <em>mem</em>vonis, <em>me-</em> + fasilitas + i → <em>mem</em>fasilitasi.</li>
<li><em>me-</em> → <em>men-</em>, jika huruf pertama kata dasar adalah c, d, j, atau <strong>t*</strong>. Contoh: <em>me-</em> + datang → <em>men</em>datang, <em>me-</em> + tiup → <em>men</em>iup*.</li>
<li><em>me-</em> → <em>meng-</em>, jika huruf pertama kata dasar adalah huruf vokal, <strong>k*</strong>, g, h. Contoh: <em>me-</em> + kikis → <em>meng</em>ikis*, <em>me-</em> + gotong → <em>meng</em>gotong, <em>me-</em> + hias → <em>meng</em>hias.</li>
<li><em>me-</em> → <em>menge-</em>, jika kata dasar hanya satu suku kata. Contoh: <em>me-</em> + bom → <em>menge</em>bom, <em>me-</em> + tik → <em>menge</em>tik, <em>me-</em> + klik → <em>meng</em>eklik.</li>
<li><em>me-</em> → <em>meny-</em>, jika huruf pertama adalah <strong>s*</strong>. Contoh: <em>me-</em> + sapu → <em>meny</em>apu*.</li>
</ol>
<p>Huruf dengan tanda <strong>*</strong> memiliki sifat-sifat khusus:</p>
<ol>
<li>Dilebur jika huruf kedua kata dasar adalah huruf vokal. Contoh: <em>me-</em> + <em>ti</em>pu → <em>meni</em>pu, <em>me-</em> + <em>sa</em>pu → <em>menya</em>pu, <em>me-</em> + <em>ki</em>ra → <em>mengi</em>ra.</li>
<li>Tidak dilebur jika huruf kedua kata dasar adalah huruf konsonan. Contoh: <em>me-</em> + <em>kl</em>arifikasi → <em>mengkl</em>arifikasi.</li>
<li>Tidak dilebur jika kata dasar merupakan kata asing yang belum diserap secara sempurna. Contoh: <em>me-</em> + <em>k</em>onversi → <em>mengk</em>onversi.</li>
</ol>
<p>wohohohohohoho.. yang ini baru namanya ribet</p>
<p>Ada dua solusi yang kepikiran si buat mengatasi perubahan morfologi tersebut. Solusi yang paling umum adalah melakukan pemotongan terhadap kata berimbuhan tersebut, sehingga yang tersisa adalah kata dasar yang tidak sempurna (terpotong, perubahan morfologi diabaikan). Kemudian dari kata dasar yang terpotong tersebut, di cek satu-satu dengan kombinasi huruf yang mungkin, dengan dibandingkan dengan data yang ada pada database kamus.</p>
<p>Contoh : <em>mengantuk</em>, yang dipotong menjadi <em>meng</em> + <em>antuk</em>. Perubahan morfologi kata dasar untuk awalan <em>meng-</em> adalah jika huruf pertama dari kata dasar merupakan huruf <span style="text-decoration:underline;">vokal</span>, atau huruf <span style="text-decoration:underline;">konsonan</span> <em>k</em>, <em>g</em>, dan <em>h</em>. Maka dari kata <em>antuk</em> tersebut dikombinasikan dengan kemungkinan yang ada : <em>antuk</em>, <em>kantuk</em>, <em>gantuk</em>, dan <em>hantuk</em>, yang kemudian diperiksa satu-persatu pada database kamus.</p>
<p>Simple, tapi memakan <em>resource </em>dan koneksi untuk query dan pengecekan pada database. Lha trus gimana donk??</p>
<p>Coba dilihat dengan cara lain: <em>Query </em>ke database kamus untuk mendapatkan kata dasar – kata dasar yang ‘<em>_antuk</em>‘ (terdapat tepat satu karakter di depan kata, bebas, a-z ataupun tanpa huruf sama sekali, namun sisanya adalah <em>antuk</em>), kemudian biarkan program melihat hasilnya dan membandingkan dengan kombinasi yang mungkin.</p>
<p>misal : kata <em>menangani</em>, dipotong menjadi <em>men</em> + <em>angan</em> + <em>i</em>. Query ke database untuk kata dasar dengan ketentuan ‘<em>_angan</em>‘ menghasilkan kata <em>tangan</em>, dan <em>jangan</em>. Dari bentukan kata menangani yang melebur, bisa dipastikan bahwa hasilnya adalah kata <em>tangan</em>. Tapi cara ini juga masih banyak kelemahan, seperti pada kata <em>mengurus</em> (kata dasar: <em>kurus</em> / <em>urus </em>)</p>
<p>Ah, tapi kedua cara itu blom (bener2) aku coba</p>
<p>Daftar Pustaka :</p>
<ul>
<li>Agus Zainal Arifin dan Ari      Novan Setiono, 7 Mei 2002, <strong>Klasifikasi Dokumen Berita Kejadian      Berbahasa Indonesia dengan Algoritma Single Pass Clustering</strong>,      Proceeding of Seminar on Intelligent Technology and Its Applications      (SITIA), Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.</li>
<li>Wikipedia, 23 Desember 2007, <strong>Stemming</strong>,      &lt;URL: <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Stemming">http://en.wikipedia.org/wiki/Stemming</a>&gt;.</li>
<li>Wikipedia, 23 Desember 2007, <strong>Wikipedia:Pedoman      ejaan dan penulisan kata</strong>, &lt;URL: <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pedoman_ejaan">http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pedoman_ejaan</a>&gt;.</li>
</ul>
<p>sumber : mpu gondrong</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ismaildoanxz.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ismaildoanxz.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ismaildoanxz.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ismaildoanxz.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ismaildoanxz.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ismaildoanxz.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ismaildoanxz.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ismaildoanxz.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ismaildoanxz.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ismaildoanxz.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ismaildoanxz.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ismaildoanxz.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ismaildoanxz.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ismaildoanxz.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=161&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/12/04/proses-stemming/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c606f2e8aac5df2142ae803a46903999?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ismaildoanxz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian Stemming</title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/12/04/pengertian-stemming/</link>
		<comments>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/12/04/pengertian-stemming/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 07:19:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ismaildoanxz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Infrormation Retrieval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/12/04/pengertian-stemming/</guid>
		<description><![CDATA[Stemming merupakan suatu proses untuk menemukan kata dasar dari sebuah kata. Dengan menghilangkan semua imbuhan (affixes) baik yang terdiri dari awalan (prefixes), sisipan (infixes), akhiran (suffixes) dan confixes (kombinasi dari awalan dan akhiran) pada kata turunan. Stemming digunakan untuk mengganti bentuk dari suatu kata menjadi kata dasar dari kata tersebut yang sesuai dengan struktur morfologi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=159&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Stemming merupakan suatu proses untuk menemukan kata dasar dari sebuah kata. Dengan<br />
menghilangkan semua imbuhan (affixes) baik yang terdiri dari awalan (prefixes), sisipan (infixes), akhiran<br />
(suffixes) dan confixes (kombinasi dari awalan dan akhiran) pada kata turunan. Stemming digunakan<br />
untuk mengganti bentuk dari suatu kata menjadi kata dasar dari kata tersebut yang sesuai dengan<br />
struktur morfologi Bahasa Indonesia yang baik dan benar.<br />
Imbuhan (affixes) pada Bahasa Indonesia lebih kompleks bila dibandingkan dengan imbuhan (affixes)<br />
pada Bahasa Inggris. Karena seperti yang telah disebutkan di atas bahwa imbuhan (affixes) pada Bahasa<br />
Indonesia terdiri dari awalan (prefixes), sisipan (infixes), akhiran (suffixes), bentuk perulangan (repeated<br />
forms) dan confixes (kombinasi dari awalan dan akhiran). Imbuhan-imbuhan yang melekat pada suatu<br />
kata harus dihilangkan untuk mengubah bentuk kata tersebut menjadi bentuk kata dasarnya.<br />
Stemming teks berbahasa Indonesia memiliki beberapa masalah yang sangat khusus terhadap bahasa.<br />
Salah satu masalah tersebut adalah perbedaan tipe dari imbuhan-imbuhan (affixes), yang lain adalah<br />
bahwa awalan (prefixes) dapat berubah tergantung dari huruf pertama pada kata dasar. Sebagai contoh<br />
”me-” dapat berubah menjadi ”mem-” ketika huruf pertama dari kata dasar tersebut adalah ”b”, misalnya<br />
”membuat” (to make), tetapi ”me-” juga dapat berubah menjadi ”meny-” ketika huruf pertama dari kata<br />
dasar melekat adalah ”s”, misalnya ”menyapu” (to sweep). Selanjutnya ketika ada lebih dari satu<span id="more-159"></span><br />
imbuhan (affixes) yang melekat pada suatu kata, maka urutan untuk menghilangkan imbuhan-imbuhan<br />
(affixes) pada kata tersebut menjadi sangat penting. Jika dalam proses meghilangkan imbuhan-imbuhan<br />
(affixes) tersebut kita tidak memperhatikan urutan penghilangan imbuhan-imbuhan (affixes) tersebut,<br />
maka kata dasar yang benar dari kata tersebut tidak akan ditemukan. Sebagai contoh pada kata ”di-berikan”<br />
(to be given) yang diturunkan dari kata dasar”beri” (to give). Jika kita menghilangkan akhiran<br />
(suffixes) ”kan” terlebih dahulu sebelum menghilangkan awalan (prefix) ”di-” maka pada proses stemming<br />
ini kita mendapatkan kata dasar yang benar yaitu ”beri” (to give), akan tetapi jika algoritma stemming<br />
mencoba untuk menghilangkan awalan (prefixes) terlebih dahulu sebelum akhiran (suffixes) maka hasil<br />
kata dasar yang dihasilkan dari proses stemming dengan menggunakan algoritma tersebut adalah<br />
”ikan” (fish ) (setelah menghilangkan awalan ”di” dan ”ber”) dimana ”ikan” merupakan kata dasaryang<br />
valid yang terdapat dalam kamus tetapi ”ikan” bukan merupakan kata dasar yang benar untuk kata<br />
turunan ”diberikan”.<br />
Penilitian terhadap stemming untuk text retrieval, machine translation, document summarization dan text<br />
classification sudah pernah dilakukan sebelumnya. Untuk stemming yang dilakukan pada Text Retrieval,<br />
stemming ini meningkatkan kesensitivan retrival dengan meningkatkan kemampuan untuk menemukan<br />
document yang relevan, tetapi hal itu terkait dengan pengurangan pada pemilihan dimana<br />
pengelompokkan menjadi kata dasar menyebabkan penghilangan makna kata. Pada Text Retrival<br />
stemming diharapkan dapat meningkatkan recall, tetapi memungkinkan untuk menurunkan precision .<br />
Teknik Stemming<br />
Untuk kasus stemming untuk teks berbahasa Indonesia ada beberapa pendekatan yang digunakan.<br />
Beberapa teknik pendekatan yang digunakan untuk proses stemming teks berbahasa Indonesia ada yang<br />
dengan menggunakan kamus namun ada juga yang tidak menggunakan kamus. Teknik stemming bahasa<br />
Indonesia yang tidak menggunakan kamus adalah Algoritma Vega; selain itu beberapa teknik stemming<br />
bahasa Indonesia lainnya dikembangkan dengan menggunakan kamus. Adapun perbedaan utama<br />
lainnya dari masing-masing algoritma untuk stemming teks berbahasa Indonesia adalah dalam hal urutan<br />
pemenggalan/pemotongan/penghilangan imbuhan-imbuhan dari kata turunan tersebut. Urutan langkah<br />
dalam pemotongan imbuhan-imbuhan pada kata turunan ini sangat berpengaruh pada tingkat keakuratan<br />
algoritma stemming bahasa Indonesia. Adapun beberapa teknik pendekatan untuk melakukan stemming<br />
untuk teks berbahasa Indonesia ini adalah:<br />
Nazief and Adriani’s Algorithm<br />
Skema stemming dari Nazief and Adriani dijelaskan pada laporan teknikal dari Universitas Indonesia yang<br />
tidak diterbitkan. Algoritma ini berdasarkan pada aturan morfologi bahasa Indonesia yang luas.yang<br />
dikumpulkan menjadi satu grup dan di-enkapsulasi pada imbuhan/affixes yang diperbolehkan (allowed<br />
affixes) dan imbuhan/affixes yang tidak diperbolehkan (disallowed affixes).<br />
Langkah-langkah Nazief and Adriani s Algorithm adalah:<br />
1) Kata yang belum di-stemming dicari pada kamus. Jika kata itu langsung ditemukan, berarti kata<br />
tersebut adalah kata dasar. Kata tersebut dikembalikan dan algoritma dihentikan.<br />
2) Hilangkan Inflectional suffixes terlebih dahulu. Jika hal ini berrhasil dan suffix adalah partikel (“lah”<br />
atau ”kah”), langkah ini dilakukan lagi untuk menghilangkan inflectional possessive pronoun suffixes<br />
(“ku”, “mu” atau ”nya”)<br />
3) Derivational Suffix kemudian dihilangkan. Lalu langkah ini dilanjutkan lagi untuk mengecek apakah<br />
masih ada Derivational Suffix yang tersisa, jika ada maka dihilangkan. Jika tidak ada lagi maka lakukan<br />
langkah selanjutnya.<br />
4) Kemudian Derivational Prefix dihilangkan. Lalu langkah ini dilanjutkan lagi untuk mengecek apakah<br />
masih ada Derivational Prefix yang tersisa, jika ada maka dihilangkan. Jika tidak ada lagi maka lakukan<br />
langkah selanjutnya<br />
5) Setelah tidak ada lagi imbuhan yang tersisa, maka algoritma ini dihentikan kemudian kata dasar<br />
tersebut dicari pada kamus, jika kata dasar tersebut ketemu berarti algoritma ini berhasil tapi jika kata<br />
tersebut dicari pada kamus, jika kata dasar tersebut ketemu berarti algoritma ini berhasil tapi jika kata<br />
dasar tersebut tidak ketemu pada kamus, maka dilakukan Recoding.<br />
6) Jika semua langkah telah dilakukan tetapi kata dasar tersebut tidak ditemukan pada kamus juga maka<br />
algoritma ini mengembalikan kata yang asli sebelum dilakukan stemming.<br />
Contoh penerapan Nazief and Adriani s Algorithm ini adalah:<br />
mempertimbangkannyapun (even the act to consider) -&gt;<br />
mempertimbangkannya + pun (P) -&gt;<br />
mempertimbangkan + nya (PP) -&gt;<br />
mempertimbang+ kan (DS) -&gt;<br />
mem (DP) + pertimbang -&gt;<br />
per (DP) + timbang -&gt;<br />
timbang (to weigh)<br />
berkepentingan (to be concerned) -&gt;<br />
berkepenting + an (DS) -&gt;<br />
ber (DP) + kepenting -&gt;<br />
ke (DP) + penting -&gt; penting (important)<br />
DP + DP + DP + root word + DS + PP + P<br />
DP : Derivation Prefix<br />
DS : Derivation Suffix<br />
PP : Possessive Pronoun (Inflection)<br />
P : Particle (Inflection)<br />
Perbaikan/Perkembangan Dari Nazief And Adriani’s Algorithm<br />
1. Menguraikan Perulangan kata/repeated words<br />
Ambil kedua kata diantara tanda hubung dan lakukan stemming secara terpisah. Jika hasil dari masingmasing<br />
stemming pada kedua sisi sama, maka itu adalah kata dasarnya. Kalau tidak, maka tinggalkan kata<br />
tersebut sebagai kata dasar dengan menggunakan tanda hubung. Contoh:<br />
sebanyak-banyaknya (as many as possible) -&gt;<br />
sebanyak -&gt; banyak (many)<br />
banyaknya -&gt; banyak (many)<br />
Kedunya mempunyai kata dasar yang sama yaitu banyak.<br />
benar-tidaknya (the right or wrong) -&gt;<br />
benar -&gt; benar (right)<br />
tidaknya -&gt; tidak (wrong)<br />
maka kata dasarnya adalah benar-tidaknya<br />
2. Sediakan prefix, suffix dan infix yang lebih banyak.<br />
3. Ganti aturan yang lebih utamakan/didahulukan mengenai penghilangan beberapa prefix dan suffix<br />
untuk menghindarkan overstemming.<br />
Arifin and Setiono’s Algorithm<br />
Arifin and Setiono mengajukan skema algoritma yang sedikit lebih sederhana dibandingkan algoritma<br />
Nazief and Adriani tetapi yang menjadi kesamaan diantara kedua algoritma tersebut adalah kedua<br />
algoritma tersebut menggunakan kamus dan sama-sama menyediakan fungsi recoding. Langkah-langkah<br />
penghilangan imbuhan-imbuhan yang diterapkan pada algoritma ini adalah dengan menghilangkan<br />
prefix/awalan terlebih dahulu baru kemudian menghilangkan suffix/akhiran pada kata turunan yang akan<br />
dilakukan stemming. Jika kata turunan yang sudah dilakukan proses stemming yaitu penghilangan prefix<br />
kemudian suffix telah berhasil dilakukan, namun tidak dapat ditemukan kata dasarnya pada kamus maka<br />
semua imbuhan yang telah dihilangkan tadi dikembalikan untuk kemudian dikombinasikan dengan kata<br />
hasil stemming tadi guna mengurangi terjadinya overstemming.<br />
Keuntungan dari algoritma ini adalah jika kata dasar dari sebuah kata turunan tidak dapat ditemukan<br />
setelah menghilangkan prefix dan suffix nya maka algoritma ini akan mencoba mengembalikan semua<br />
imbuhan yang telah dihilangkan tadi untuk dikombinasikan dengan kata hasil stemming dari kata turunan<br />
yang kata dasarnya tidak ditemukan pada kamus.<br />
Contoh:<br />
Diselamatkan =&gt; selamat(kata dasar)<br />
Jika kita menghilangkan prefix “di-” maka kata tersebut menjadi “selamatkan”, kemudian algoritma ini<br />
menghilangkan kata “-se-” yang dianggapnya sebagai prefix dan kata tersebut menjadi “lamatkan”<br />
kemudian dilakukan penghilangan suffix “-kan” maka kata tersebut menjadi “lamat” dan masalahnya<br />
adalah kata dasar yang ditemukan ketika dilakukan stemming dengan menggunakan algoritma ini adalah<br />
“lamat” dimana kata “lamat” ini tidak dapat ditemukan dalam kamus dan merupakan kata dasar yang<br />
salah. Kemudian algoritma ini mencoba mengembalikan imbuhan yangtelah dihilangkan tadi dan<br />
mengkombinasikan nya dengan kata “lamat” tadi. Setelah mengembalikan prefix “-se-” maka kata<br />
dasarnya menjadi “selamat” yang merupakan kata dasar yang benar untuk kata turunan “diselamatkan”<br />
tadi dan kata “selamat” ini dapat ditemukan pada kamus. Alagoritma dihentikan karena kata dasar sudah<br />
ditemukan.<br />
Vega’s Algorithm<br />
Perbedaan algoritma vega ini dibandingkan semua algoritma yang lain adalah pada algoritma vega tidak<br />
menggunakan kamus. Urutan penghilangan imbuhan yang melekat pada kata untuk algoritma Vega ini,<br />
sama seperti urutan penghilangan imbuhan yang diterapkan pada algoritma arifin&amp;setiono. Kata yang<br />
akan di-stemming, pertama kali diperiksa apakah kata tersebut memiliki awalan, jika kata tersebut memiliki<br />
awalan maka langsung dilakukan penghilangan awalan tersebut. Selanjutnya kata tersebutdiperiksa<br />
apakah memiliki akhiran, jika iya maka akan dilakukan penghilangan akhiran. Selanjutnya kata<br />
tersebutdiperiksa apakah memiliki partikel, jika iya maka akan dilakukan penghilangan partikel.<br />
Selanjutnya kata tersebutdiperiksa apakah memiliki possive pronoun (kata ganti kepunyaan), jika iya<br />
maka akan dilakukan penghilangan. Pada algoritma ini, tidak ada fungsi untuk memeriksa kata dasar dari<br />
suatu kata. Yang dilakukan adalah melakukan pengecekan apabila kata tersebut memiliki imbuhan awalan,<br />
akhiran, partikel, possive pronoun, sisipan. Jika iya, langsung dilakukan penghilangan imbuhan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">sumber http://www.ittelkom.ac.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ismaildoanxz.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ismaildoanxz.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ismaildoanxz.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ismaildoanxz.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ismaildoanxz.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ismaildoanxz.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ismaildoanxz.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ismaildoanxz.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ismaildoanxz.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ismaildoanxz.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ismaildoanxz.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ismaildoanxz.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ismaildoanxz.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ismaildoanxz.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=159&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/12/04/pengertian-stemming/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c606f2e8aac5df2142ae803a46903999?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ismaildoanxz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian Information Retrieval</title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/10/19/pengertian-information-retrieval/</link>
		<comments>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/10/19/pengertian-information-retrieval/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 00:43:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ismaildoanxz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Infrormation Retrieval]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismaildoanxz.wordpress.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[istem Temu-Balik Informasi (Information Retrieval) digunakan untuk menemukan kembali informasi-informasi yang relevan terhadap kebutuhan pengguna dari suat kumpulan informasi secara otomatis. Salah satu aplikasi umum dari sistem temu kembali informasi adalah search-engine atau mesin pencarian yang terdapat pada jaringan internet. Pengguna dapat mencari halaman-halaman Web yang dibutuhkannya melalui mesin tersebut. Ukuran efektifitas pencarian ditentukan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=155&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">istem Temu-Balik Informasi (Information Retrieval) digunakan untuk menemukan kembali informasi-informasi yang relevan terhadap kebutuhan pengguna dari suat kumpulan informasi secara otomatis. Salah satu aplikasi umum dari sistem temu kembali informasi adalah search-engine atau mesin pencarian yang terdapat pada jaringan internet. Pengguna dapat mencari halaman-halaman Web yang dibutuhkannya melalui mesin tersebut.<span id="more-155"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ukuran efektifitas pencarian ditentukan oleh precision dan recall. Precision adalah rasio jumlah dokumen relevan yang ditemukan dengan total jumlah dokumen yang ditemukan oleh search-engine. Precision mengindikasikan kualitas himpunan jawaban, tetapi tidak memandang total jumlah dokumen yang relevan dalam kumpulan dokumen.</p>
<p style="text-align:justify;">Recall adalah rasio jumlah dokumen relevan yang ditemukan kembali dengan total jumlah dokumen dalam kumpulan dokumen yang dianggap relevan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam <a rel="nofollow" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Information_retrieval">Information Retrieval</a>, mendapatkan dokumen yang relevan tidaklah cukup. Tujuan yang harus dipenuhi adalah bagaimana mendapatkan doukmen relevan dan tidak mendapatkan dokumen yang tidak relevan. Tujuan lainnya adalah bagaimana menyusun dokumen yang telah didapatkan tersebut ditampilkan terurut dari dokumen yang memiliki tingkat relevansi lebih tingi ke tingkat relevansi rendah. Penyusunan dokumen terurut tersebut disebut sebagai perangkingan dokumen. Model Ruang Vektor dan Model Probabilistik adalah 2 model pendekatan untuk melakukan hal tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Model ruang vektor dan model probabilistik adalah model yang menggunakan pembobotan kata dan perangkingan dokumen. Hasil retrieval yang didapat dari model-model ini adalah dokumen terangking yang dianggap paling relevan terhadap query.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam model ruang vektor, dokumen dan query direpresentasikan sebagai vektor dalam dalam ruang vektor yang disusun dalam indeks term, kemudian dimodelkan dengan persamaan geometri. Sedangkan model probabilistik membuat asumsi-asumsi distribusi term dalam dokumen relevan dan tida relevan dalam orde estimasi kemungkinan relevansi suatu dokumen terhadap suatu query.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ismaildoanxz.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ismaildoanxz.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ismaildoanxz.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ismaildoanxz.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ismaildoanxz.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ismaildoanxz.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ismaildoanxz.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ismaildoanxz.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ismaildoanxz.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ismaildoanxz.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ismaildoanxz.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ismaildoanxz.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ismaildoanxz.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ismaildoanxz.wordpress.com/155/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=155&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/10/19/pengertian-information-retrieval/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c606f2e8aac5df2142ae803a46903999?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ismaildoanxz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selayang Pandang Information Retrieval</title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/10/19/selayang-pandang-information-retrieval/</link>
		<comments>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/10/19/selayang-pandang-information-retrieval/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 00:38:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ismaildoanxz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Infrormation Retrieval]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismaildoanxz.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Pengetahuan dan kehidupan manusia semakin berkembang seiring dengan kemudahan akses terhadap begitu banyak informasi. Semakin canggihnya teknologi di bidang komputerisasi pada masa kini, membuat informasi dapat dengan mudah diperoleh. Kemudahan ini menyebabkan informasi menjadi semakin banyak dan beragam. Informasi dapat berupa dokumen, berita, surat, laporan penelitian dan lain-lain. Banyak pihak yang menyadari bahwa masalah utama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=152&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pengetahuan dan kehidupan manusia semakin berkembang seiring dengan kemudahan akses terhadap begitu banyak informasi. Semakin canggihnya teknologi di bidang komputerisasi pada masa kini, membuat informasi dapat dengan mudah diperoleh. Kemudahan ini menyebabkan informasi menjadi semakin banyak dan beragam. Informasi dapat berupa dokumen, berita, surat, laporan penelitian dan lain-lain. Banyak pihak yang menyadari bahwa masalah utama tidak terletak pada kesulitan untuk mengakses informasi, akan tetapi terletak pada bagaimana memilih informasi yang berguna secara selektif dan relevan. Usaha untuk memperoleh informasi secara selektif dan relevan ternyata lebih rumit jika dibandingkan dengan memperoleh seluruh informasi tanpa ada proses selektifitas untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Pemilihan dan penemuan kembali informasi secara selektif dan relevan ini tidak mungkin dilakukan secara manual kerena kumpulan informasi yang jumlahnya sangat besar. Oleh Karena itu kebutuhan manusia terhadap media penyimpananpun semakin besar. Penulisan informasi pada media tertulis sudah mulai dirasakan tidak mencukupi kebutuhan penyimpaan informasi yang besar  karena semakin banyak informasi maka akan semakin banyak media tertulis yang di butuhkan, contohnya kertas, semakin banyak kita menggunakan kertas maka semakin besar tempat yang kita butuhkan untuk menyimpan kertas-kertas tersebut. Dan kita akan mengalami kesulitan dalam melakukan pencarian informasi pada media tertulis, sehingga mengakibatkan ketidakefisienan dan ketidakefektifan dalam penyimpanan dan perolehan informasi. Dengan kesulitan dalam menyimpan informasi tersebut, maka manusia mengembangkan berbagai penemuan yang bersifat elektronik sebagai media penyimpanan informasi dalam bentuk digital, seperti disket, Hard Disk, Compact Disk, Digital Versalite Disc, Blue Ray, Universal Media Disc, dan lain-lain. Dengan adanya media digital tersebut, manusia dapat menyimpan informasi tidak hanya dalam bentuk tulisan, informasi dapat disimpan juga dalam bentuk audio dan video. Jika di bandingkan dengan cara yang konfensional, penyimpanan informasi dalam bentuk digital tidak akan membutuhkan tempat yang besar dan dalam melakukan pencarian pada media digital dapat dilakukan dengan mudah dan efisien.<span id="more-152"></span><br />
Internet yang merupakan teknologi yang ditemukan pada akhir abad ke-20, membuat penyebaran informasi keseluruh dunia menjadi sangat pesat, terutama pada media informasi yang berbentuk digital. Terciptanya World Wide Web (WWW atau Web), membuat penyebaran informasi tidak mengenal jarak dan waktu, berbagai penjuru dunia dihubungkan oleh internet dalam dunia maya.  Dengan tersedianya internet telah menyebabkan perkembangan yang sangat pesat dalam bidang teknologi informasi. Semakin berkembangnya informasi, maka informasi yang tersediapun akan semakin banyak, sehingga pengguna membutuhkan sarana pencarian data yang baik untuk menemukan informasi yang diinginkannya dengan mudah.<br />
Saat ini web merupakan salah satu sumber informasi yang sangat penting bagi manusia. Manusia banyak menggunakan web untuk sarana pendidikan, mencari pengetahuan, berbagi pengalaman, memberikan informasi kepada orang lain, dan kegiatan yang biasa dilakukan oleh manusia lainnya. Semua hal ini menyebabkan web menjadi suatu sumber informasi yang kaya dan beraneka ragam isinya. Jumlah informasi yang terdapat pada web sudah tidak terhitung lagi banyaknya, perusahaan komersial seperti Google dan Yahoo memanfaatkan keadaan ini dengan membuat suatu mesin pencari yang dapat membantu penggunaannya dalam mencari informasi di dunia maya. Dan selain perusahaan komersial, banyak organisasi riset yang membuat aplikasi serupa dengan menggunakan lisensi free open source seperti Lucene Search Engine, Indri Search Engine, dan lain-lain.<br />
Mesin Pencari (search engine) adalah suatu portal website yang menyediakan informasi pencarian data-data yang dibutuhkan pengunjung internet. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan, pengunjung internet harus masuk kedalam suatu alamat website dan melakukan pencarian. Search engine akan berusaha menampilkan data yang paling relevan dengan yang diinginkan pengunjung.</p>
<p>Penerapan konsep information retrieval pun dapat dilakukan dalam sistem pencarian data (search engine) pada dokumen yang berbasis web. Sistem pencarian data bekerja dengan menerima masukan dari pengguna berupa query atau kata kunci. Pencarian dilakukan dengan menghitung tingkat kemiripan dokumen tersebut dengan query. Umumnya, query diproses sebagai kelompok kata-kata tanpa melakukan pedekatan jenis kata di dalamnya (misalnya kata benda, kata kerja, kata keterangan tempat, dan lain-lain). Sistem perolehan informasi (information retrieval system) digunakan untuk menentukan kembali (retrive) informasi-informasi yang relevan terhadap kebutuhan pengguna dari suatu kumpulan informasi. Cakupan dari perolehan informasi (information retrieval) juga meliputi dukungan dari para pengguna didalam mencari atau mendapatkan dokumen-dokumen</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ismaildoanxz.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ismaildoanxz.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ismaildoanxz.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ismaildoanxz.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ismaildoanxz.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ismaildoanxz.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ismaildoanxz.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ismaildoanxz.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ismaildoanxz.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ismaildoanxz.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ismaildoanxz.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ismaildoanxz.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ismaildoanxz.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ismaildoanxz.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=152&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/10/19/selayang-pandang-information-retrieval/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c606f2e8aac5df2142ae803a46903999?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ismaildoanxz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>java ArcGiS</title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/16/java-arcgis/</link>
		<comments>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/16/java-arcgis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 03:09:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ismaildoanxz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Slide Online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismaildoanxz.wordpress.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=148&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe src='http://www.slideshare.net/slideshow/embed_code/1806563' width='510' height='418'></iframe>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ismaildoanxz.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ismaildoanxz.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ismaildoanxz.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ismaildoanxz.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ismaildoanxz.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ismaildoanxz.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ismaildoanxz.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ismaildoanxz.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ismaildoanxz.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ismaildoanxz.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ismaildoanxz.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ismaildoanxz.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ismaildoanxz.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ismaildoanxz.wordpress.com/148/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=148&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/16/java-arcgis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c606f2e8aac5df2142ae803a46903999?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ismaildoanxz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Visual Design For Website</title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/16/visual-design-for-website/</link>
		<comments>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/16/visual-design-for-website/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 03:05:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ismaildoanxz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Slide Online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismaildoanxz.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=146&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<iframe src='http://www.slideshare.net/slideshow/embed_code/1862283' width='510' height='418'></iframe>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ismaildoanxz.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ismaildoanxz.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ismaildoanxz.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ismaildoanxz.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ismaildoanxz.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ismaildoanxz.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ismaildoanxz.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ismaildoanxz.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ismaildoanxz.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ismaildoanxz.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ismaildoanxz.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ismaildoanxz.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ismaildoanxz.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ismaildoanxz.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=146&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/16/visual-design-for-website/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c606f2e8aac5df2142ae803a46903999?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ismaildoanxz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Plugin WordPress yang paling penting</title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/16/plugin-wordpress-yang-paling-penting/</link>
		<comments>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/16/plugin-wordpress-yang-paling-penting/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 02:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ismaildoanxz</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP & CMS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/16/plugin-wordpress-yang-paling-penting/</guid>
		<description><![CDATA[Bicara mengenai WordPress maka tidak lepas dari plugin-plugin yang menyertainya. Ada ratusan bahkan mungkin ribuan plugin yang disediakan di internet. Plugin membuat WordPress terus berkembang bersama ide-ide kreatif yang membuatnya seolah memiliki fitur tanpa batas. Namun semakin banyak plugin dengan fungsi serupa maupun tidak serupa membuat kita akhirnya bingung, bingung memilih plugin yang mana yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=145&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bicara mengenai WordPress maka tidak lepas dari plugin-plugin yang menyertainya. Ada ratusan bahkan mungkin ribuan plugin yang disediakan di internet. Plugin membuat WordPress terus berkembang bersama ide-ide kreatif yang membuatnya seolah memiliki fitur tanpa batas. Namun semakin banyak plugin dengan fungsi serupa maupun tidak serupa membuat kita akhirnya bingung, bingung memilih plugin yang mana yang sebetulnya sangat dibutuhkan? Plugin yang mana yang seharusnya dipilih dari sekian banyak plugin dengan fungsi serupa? Di satu sisi, blog membutuhkan plugin untuk membuatnya menjadi lebih baik, namun disisi lain blog yang menggunakan banyak plugin akan mengalami penurunan performance. Lalu bagaimana? Kali ini saya mencoba menulis 7 plugin WordPress yang <span style="text-decoration:line-through;">mungkin</span> paling penting untuk digunakan .</p>
<ol>
<li><a href="http://http//anirudhsanjeev.org/projects/oneclick/" target="_blank">OneClick Install</a><br />
Plugin ini berfungsi menggantikan FTP client yang biasa kita gunakan untuk mengupload atau menghapus plugin atau themes. Tetapi ada kelebihan dari plugin ini yaitu upload yang bisa dalam bentuk zip, sehingga upload tidak dilakukan per-<em>file</em> (mirip dengan <a href="http://webtfp.net/" target="_blank">webftp</a>). Selain itu, OneClick Installer juga bisa menghapus plugin atau themes yang memang ingin kita hapus berikut <em>directory</em>-nya. Nah, jadi plugin ini sangat cocok untuk mereka yang senang bongkar pasang plugin atau themes <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif" alt=":)" /></li>
<li><a href="http://www.yellowswordfish.com/index.php?pagename=admin-advanced-drop-menus-wordpress-plugin" target="_blank">Advanced-Admin-Menus</a><br />
Adakalanya menu admin WordPress membuat kita capek menunggu. Plugin ini membuat menu admin WordPress menjadi <em>pulldown</em> sehingga akses ke setiap submenu menjadi jauh lebih singkat dan cepat.</li>
<li><span style="text-decoration:line-through;"><a href="http://mnm.uib.es/gallir/wp-cache-2/" target="_blank">WP-Cache</a></span> <a href="http://ocaoimh.ie/wp-super-cache/" target="_blank">WP-Super Cache</a><br />
Nah, ini merupakan salah satu <span style="text-decoration:underline;">plugin yang bisa dikatakan paling penting</span> dari plugin-plugin lainnya. Plugin ini meningkatkan performance blog secara signifikan.<br />
<strong>Update:</strong> Gara-gara mengejar performance di <a href="http://riyogarta.com/2007/12/10/berbagi-space-buat-ngeblog-di-bedengcom/" target="_blank">bedeng.com yang saat ini saya jadikan layanan blog tanpa biaya</a>, saya akhirnya menemukan bahwa WP-Super Cache jauh lebh <em>ampuh</em> dibandingkan WP-Cache.<br />
<strong>Catatan:</strong> Saya melakukan installasi plugin ini pada hosting Dreamhost tanpa ada masalah sedikit pun, tetapi saya selalu gagal melakukan installasi di hosting saya yang sebelunya <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" alt=":(" /></li>
<li><a href="http://unknowngenius.com/blog/wordpress/spam-karma/" target="_blank">Spam Karma 2</a><br />
Salah satu ancaman dari ketenaran blog yang Anda miliki adalah serbuan spam yang jumlahnya bisa sangat luar biasa. Sebetulnya WordPress sudah menyediakan plugin Akismet untuk mengatasi hal ini. Namun sangat disayangkan berdasarkan pengalaman, plugin ini sering melakukan kesalahan prosedure dalam menangkap spam <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" alt=":(" /> Untunglah ada plugin Spam Karma 2 yang bertugas sangat baik. Sejak digunakan pada blog ini sekitar 2.5 tahun yang lalu, plugin ini melakuka kesalahan prosedur penangkapan spam dalam jumlah yang bisa dihitung dengan jari <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif" alt=":)" /> Jadi silakan untuk meng-deaktif-kan  Akismet dan install serta aktifkan Spam Karma 2.</li>
<li><a href="http://lesterchan.net/portfolio/programming.php" target="_blank">WP-DBManager</a><br />
Kecepatan sebuah blog bukan hanya ditentukan oleh optimasi dari script-nya, atau hostingnya, tetapi juga oleh databasenya sebagai wadah dimana isi blog disimpan. WP-DBManager, selain bisa digunakan untuk melakukan backup database, juga memiliki fitur untuk melakukan optimasi database dengan sangat mudah. Lakukanlah optimasi ini secara berkala agar database bisa bekerja optimal.</li>
<li><span style="text-decoration:line-through;"><a href="http://wp.uberdose.com/2007/03/24/all-in-one-seo-pack/" target="_blank">All in One SEO Pack</a></span> <a href="http://urbangiraffe.com/plugins/headspace2/" target="_blank">Headspace2</a><br />
Plugin ini sebenarnya tidak penting kecuali pemilik blog sangat memperhatikan nasib dari keberadaan posting-postingnya di <em>search engine</em> <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif" alt=":)" /><br />
<strong>Update</strong>: Thanks buat <a rel="external nofollow" href="http://ekowanz.com/">ekowanz</a> yang telah share plugin ini melalui komentar dibawah <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif" alt=":)" /> Ternyata Headspace2 bener <em>maknyus</em> <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif" alt=":d" /></li>
<li><a href="http://lordchaos.dominatus.net/wordpress-plugin-challenge" target="_blank">Challenge</a><br />
Nah, yang ini sebenarnya sudah tidak terlalu diperlukan lagi jika telah menggunakan Spam Karma 2 … kecuali … serangan spam pada blog yang Anda miliki sudah benar-benar keterlaluan sehingga Spam Karma 2 pun kelimpungan seperti yang sedang saya alami saat ini <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_cry.gif" alt=":((" /> Mengapa saya memilih plugin ini diantara banyak plugin sejenis? Alasannya adalah kesederhanaannya dalam menangkal spam <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif" alt=":)" /></li>
</ol>
<p><em>sumber : </em>http://riyogarta.com/2007/12/10/7-plugin-wordpress-yang-paling-penting/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ismaildoanxz.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ismaildoanxz.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ismaildoanxz.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ismaildoanxz.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ismaildoanxz.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ismaildoanxz.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ismaildoanxz.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ismaildoanxz.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ismaildoanxz.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ismaildoanxz.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ismaildoanxz.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ismaildoanxz.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ismaildoanxz.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ismaildoanxz.wordpress.com/145/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=145&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/16/plugin-wordpress-yang-paling-penting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c606f2e8aac5df2142ae803a46903999?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ismaildoanxz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:(</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:(</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:d</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_cry.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:((</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sedikit ilmu untuk memperlambat gerakan marquee</title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/15/sedikit-ilmu-untuk-memperlambat-gerakan-marquee/</link>
		<comments>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/15/sedikit-ilmu-untuk-memperlambat-gerakan-marquee/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 03:58:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ismaildoanxz</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP & CMS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismaildoanxz.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[buat para pemula or newbie,.ada tips nih biar gerakan marqueenya diperlamabat,.biasanya kan marquee selalu berjalan cepat dan membuat pusing sipengunjung,.caranya mudah,.tinggal menambahkan beberapa baris perintah berikut : &#60;marquee behavior=&#8221;alternate&#8221; direction=&#8221;left&#8221; scrollamount=&#8221;1&#8243; scrolldelay=&#8221;40&#8243;&#62; Selamat Datang Web Kami, Terimakasih Atas Kunjungannya &#60;/marquee&#62; mudahkan,.he,.,semoga bermanfaat yach,.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=142&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>buat para pemula or newbie,.ada tips nih biar gerakan marqueenya diperlamabat,.biasanya kan marquee selalu berjalan cepat dan membuat pusing sipengunjung,.caranya mudah,.tinggal menambahkan beberapa baris perintah berikut :</p>
<p>&lt;marquee behavior=&#8221;alternate&#8221; direction=&#8221;left&#8221; scrollamount=&#8221;1&#8243; scrolldelay=&#8221;40&#8243;&gt;<br />
Selamat Datang Web Kami, Terimakasih Atas Kunjungannya<br />
&lt;/marquee&gt;</p>
<p>mudahkan,.he,.,semoga bermanfaat yach,.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ismaildoanxz.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ismaildoanxz.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ismaildoanxz.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ismaildoanxz.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ismaildoanxz.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ismaildoanxz.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ismaildoanxz.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ismaildoanxz.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ismaildoanxz.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ismaildoanxz.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ismaildoanxz.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ismaildoanxz.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ismaildoanxz.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ismaildoanxz.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=142&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/08/15/sedikit-ilmu-untuk-memperlambat-gerakan-marquee/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c606f2e8aac5df2142ae803a46903999?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ismaildoanxz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/06/26/139/</link>
		<comments>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/06/26/139/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 03:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ismaildoanxz</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP & CMS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismaildoanxz.wordpress.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu keunggulan jQuery adalah “keluwesan” dan kemudahannya dalam berkolaborasi dengan CSS (Cascading Style Sheet) sehingga penampilan halaman web menjadi semakin indah. Selain itu jQuery juga dapat menjembatani “kesenjangan” beberapa browser dalam mengimplementasikan CSS.  Di sisi lain, animasi, merupakan hal yang masih diminati dalam dunia web karena menjadi salah satu hal yang akan menarik perhatian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=139&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://achmatim.net/wp-content/uploads/2009/02/jquery_menu01.png" alt="" width="195" height="194" /></p>
<p>Salah satu keunggulan <strong><a title="jQuery" href="http://www.jquery.com/" target="_blank">jQuery</a></strong> adalah “keluwesan” dan kemudahannya dalam berkolaborasi dengan CSS (<em>Cascading Style Sheet</em>) sehingga penampilan halaman web menjadi semakin indah. Selain itu jQuery juga dapat menjembatani “kesenjangan” beberapa browser dalam mengimplementasikan CSS.  <span id="more-139"></span></p>
<p>Di sisi lain, <strong>animasi</strong>, merupakan hal yang masih diminati dalam dunia web karena menjadi salah satu hal yang akan menarik perhatian pengunjung. Dalam tutorial ini, kita akan mencoba menambahkan efek animasi sederhana pada <strong>menu</strong> yang dibuat dengan CSS. Kita akan memanfaatkan fungsi <strong>animate()</strong> yang sudah disediakan oleh jQuery.</p>
<p>Mari kita coba langkah per langkahnya.</p>
<p><span> </span></p>
<h2>Langkah 1</h2>
<div>Buat tampilan menu dengan list (&lt;ul&gt;). Tambahkan class dengan nama “menu” pada tag &lt;ul&gt;.</div>
<div>
<pre>&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://achmatim.net"&gt;Home&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://achmatim.net/materi-kuliah"&gt;Materi Kuliah &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://achmatim.net/about"&gt;About Me&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://achmatim.net/downloads"&gt;Downloads&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://achmatim.net/friends"&gt;Friends&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
<h2>Langkah 2</h2>
<div>Atur tampilan menu dengan CSS. Berikut ini contohnya:
<pre>ul.menu{
margin:0 0 1em;
width:125px;
list-style:none
}
ul.menu li {
margin:0;
background:#000;
}
ul.menu li a {
position:relative;
display:block;
padding:6px 0;
width:125px;
background:#000;
color:#fff;
text-align:center;
text-decoration:none;
}
ul.menu li a:hover {
border:0;
background:#000;
color:#ff0;
}
<div>
<div>Pengaturan yang dilakukan dengan CSS diatas dapat dijelaskan secara singkat sbb:</div>
<div>
<ul>
<li>Atur tag &lt;ul&gt; dengan class menu yaitu margin 0 dari atas dan kiri serta 1em dari bawah, lebarnya adalah 125px (default 100%) dan hilangkan bullet (titik) untuk setiap list didalamnya.</li>
<li>Untuk setiap &lt;li&gt; di dalam &lt;ul&gt; atur margin di semua sisi menjadi 0 dan atur background list menjadi hitam (#000)</li>
<li>Untuk link (&lt;a&gt;) yang ada di dalam list (&lt;li&gt;) atur display menjadi block, warna tulisan menjadi putih (#fff) dan hilangkan garis bawah di link.</li>
<li>Untuk link (&lt;a&gt;) yang di-hover, ubah warna tulisan menjadi kuning (#ff0).</li>
</ul>
</div>
</div>
<h2>Langkah 3</h2>
<div>Sertakan file utama jQuery (download versi terakhir di <a title="jQuery" href="http://jquery.com/" target="_blank">http://jquery.com</a>). Dan tambahkan sedikit animasi dengan perintah berikut ini.</div>
<pre>$(document).ready(function() {
$('ul.menu a')
.hover(function() {
$(this).stop().animate({ left: 20 }, 'fast');
}, function() {
$(this).stop().animate({ left: 0 }, 'fast');
});
});
<div>Dengan perintah<strong> jQuery</strong> sederhana di atas, kita mengatur efek animasi yang terjadi saat sebuah <em>link</em> (a) dalam menu dilewati mouse (<em>mouse-over</em>) dan juga apa yang terjadi saat sebaliknya (mouse keluar dari area link). Kita menggunakan fungsi <strong>hover()</strong> dengan dua parameter. Parameter pertama (lihat baris 3-5) akan dijalankan saat<em> mouse-over</em>, dan parameter kedua (baris 5-7) akan dijalankan saat <em>mouse-out</em>. Saat <em>mouse-over</em>, pertama-tama jquery akan menghentikan animasi pada link dengan fungsi <strong>stop()</strong>, selanjutnya menjalankan animasi dengan fungsi<strong> animate()</strong> dimana komponen link akan bergeser selebar <strong>20 pixel</strong> dari sebelah kiri (<strong>left</strong>), animasi berlangsung secara cepat (<strong>fast</strong>). Sedangkan saat <em>mouse-out</em>, kondisi komponen link dikembalikan ke posisi semula secara cepat (<strong>fast</strong>) pula.</div>
<div>Semoga bermanfaat</div>
<h2>Download dan Demo</h2>
<ul>
<li>Klik untuk melihat <a title="Demo program" href="http://achmatim.net/_demo/jquery/jquery_menu.html" target="_blank">demo program</a>.</li>
<li>Klik untuk <a title="Download source code" href="http://achmatim.net/download/13" target="_blank">download source program</a></li>
<li>Klik untuk <a title="Download artikel (PDF)" href="http://achmatim.net/download/14">download artikel dalam bentuk PDF</a></li>
</ul>
</pre>
</pre>
<p>sumber : achmatim.net</p></div>
</pre>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ismaildoanxz.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ismaildoanxz.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ismaildoanxz.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ismaildoanxz.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ismaildoanxz.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ismaildoanxz.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ismaildoanxz.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ismaildoanxz.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ismaildoanxz.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ismaildoanxz.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ismaildoanxz.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ismaildoanxz.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ismaildoanxz.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ismaildoanxz.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=139&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/06/26/139/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c606f2e8aac5df2142ae803a46903999?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ismaildoanxz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://achmatim.net/wp-content/uploads/2009/02/jquery_menu01.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>JQuery untuk orang awam</title>
		<link>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/06/26/jquery-untuk-orang-awam/</link>
		<comments>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/06/26/jquery-untuk-orang-awam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 03:45:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ismaildoanxz</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP & CMS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ismaildoanxz.wordpress.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[// JQuery merupakan suatu framework (library) Javascript yang menekankan bagaimana interaksi antara Javascript dan HTML. JQuery pertama kali dirilis pada tahun 2006 oleh John Resig. Pada perkembangannya JQuery tidak sekedar sebagai framework Javascript, namun memiliki kehandalan dan kelebihan yang cukup banyak. Hal tersebut menyebabkan banyak developer web menggunakannya. JQuery memiliki slogan “Write less, do more” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=135&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://achmatim.net/wp-content/uploads/2009/01/jquerylogo.png" alt="" width="242" height="76" /></p>
<div>
<div style="float:right;width:42px;padding-right:10px;margin:0 0 0 10px;">//</div>
<p><strong><a title="JQuery" href="http://jquery.com/" target="_blank">JQuery</a></strong> merupakan suatu <strong>framework</strong> (library) Javascript yang menekankan bagaimana interaksi antara <strong>Javascript </strong>dan <strong>HTML</strong>. JQuery pertama kali dirilis pada tahun 2006 oleh <a title="John Resig" href="http://www.ejohn.org/" target="_blank">John Resig</a>. Pada perkembangannya JQuery tidak sekedar sebagai framework Javascript, namun memiliki kehandalan dan kelebihan yang cukup banyak. Hal tersebut menyebabkan banyak developer web menggunakannya. JQuery memiliki slogan “<strong>Write less, do more</strong>” yang kurang lebih maksudnya adalah kesederhanaan dalam penulisan code, tapi dengan hasil yang lebih banyak.</p>
<blockquote><p>jQuery is a fast and concise JavaScript Library that simplifies HTML document traversing, event handling, animating, and Ajax interactions for rapid web development. jQuery is designed to change the way that you write JavaScript.</p></blockquote>
<p>JQuery merupakan library open source dengan lisensi <a title="GNU General Public License" href="http://en.wikipedia.org/wiki/GNU_General_Public_License" target="_blank">GNU General Public License</a> dan <a title="MIT License" href="http://en.wikipedia.org/wiki/MIT_License" target="_blank">MIT License</a>. Dari sisi ukurannya, framework JQuery sungguh ramping, hanya sekitar 20 KB dan hanya terdiri dari satu file. Namun demikian, bagi yang menginginkan fungsi lebih, JQuery memungkinkan penambahan fungsionalitas dalam bentuk <a title="Plugins" href="http://jquery.com/plugins/" target="_blank">plugin</a>. Saat ini tersedia ribuan plugin yang dapat diperoleh secara gratis di internet.</p>
<p><span> </span></p>
<h2>Apa yang bisa dilakukan dengan JQuery?<span id="more-135"></span></h2>
<p><strong>1.</strong><span><strong> </strong></span><strong>Mengakses bagian halaman tertentu dengan mudah.</strong></p>
<p>Tanpa adanya library Javascript khusus, untuk mengakses suatu bagian tertentu dari halaman, harus mengikuti aturan <strong>Document Object Model (DOM)</strong> dan pengaksesan harus secara spesifik menyesuaikan dengan struktur HTML. Dengan kata lain, pengaksesan bagian tertentu dari halaman sangat tergantung pada struktur dari HTML. JQuery menawarkan cara yang mudah (bahkan sangat mudah) dalam mengakses bagian tertentu dari halaman. Pengaksesan juga tidak terlalu bergantung pada struktur HTML.</p>
<p><strong>2.</strong><span><strong> </strong></span><strong>Mengubah tampilan bagian halaman tertentu.</strong></p>
<p>CSS (Cascading Style Sheet) menawarkan metode yang cukup handal dalam mengatur dan mempercantik halaman web. Namun terkadang CSS punya kelemahan yang cukup mengganggu, yaitu beberapa perintah CSS tidak didukung oleh semua browser. Cukup merepotkan jika kita harus mendesign halaman web dengan beberapa CSS sekaligus. Sekali lagi JQuery menawarkan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Dengan JQuery, “kesenjangan” yang terjadi antara browser dalam urusan CSS akan tertutup dengan baik.</p>
<p><strong>3.</strong><span><strong> </strong></span><strong>Mengubah isi dari halaman.</strong></p>
<p>Jaman dulu (baca:sebelum JQuery lahir) cukup sulit jika kita akan mengubah sebagian isi dari halaman. Mengubah disini dapat berarti mengganti teks, menambahkan teks atau gambar, mengurutkan suatu daftar (list), menghapus baris tabel dan sebagainya. Dengan JQuery, hal tersebut dapat dilakukan dengan hanya beberapa baris perintah.</p>
<p><strong>4.</strong><span><strong> </strong></span><strong>Merespond interaksi user dalam halaman.</strong></p>
<p>Website yang baik tidak cukup digambarkan dengan user-interface dan tampilan yang memukau. Namun lebih dari itu, bagaimana pengunjung dapat berinteraksi dengan website dan dapat mengatur tampilannya sendiri. Interaktivitas sangat bergantung bagaimana pemrograman yang dipakai dalam menangani event-handling. Javascript sendiri memiliki beberapa event-handling seperti onclick untuk menangani event saat terjadi click. Namun demikian, event handling pada Javascript terbatas pada object-object tertentu, dan jenisnya pun terbatas. JQuery melengkapi semuanya dengan tambahan penanganan event-handling yang semakin mudah.</p>
<p><strong>5.</strong><span><strong> </strong></span><strong>Menambahkan animasi ke halaman.</strong></p>
<p>Animasi seringkali disertakan dalam suatu halaman web untuk menambah kecantikannya. Saat ini animasi masih cukup digemari oleh para peselancar situs. Animasi dapat dibuat dalam berbagai gaya, ada yang menggunakan Flash, gambar bergerak (GIF), video, dan sebagainya. Masing-masing tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. JQuery sendiri menawarkan konsep animasi (walaupun masih sederhana) yang cukup apik namun ramah bandwidth alias ringan. Salah satu animasi yang bisa dibuat dengan JQuery adalah fading jika terdapat suatu bagian dari halaman ditambahkan atau dihilangkan.</p>
<p><strong>6.</strong><span><strong> </strong></span><strong>Mengambil informasi dari server tanpa me-refresh seluruh halaman.</strong></p>
<p>Mengambil informasi dari server tanpa refresh halaman merupakan salah satu konsep dasar dari yang namanya <strong>AJAX (Asynchronous Javascript and XML)</strong>. Pada penerapannya, cukup ribet jika harus membangun website dengan konsep AJAX, saat ini banyak library khusus yang berusaha mempermudahnya. JQuery merupakan salah satunya.</p>
<p><strong>7.</strong><span><strong> </strong></span><strong>Menyederhanakan penulisan Javascript biasa.</strong></p>
<p>Semboyan JQuery adalah “<strong>Write less, do more</strong>” atau dengan kata lain kesederhanaan dalam penulisan code, tetapi menghasilnya tampilan yang lebih. Sebenarnya inilah yang menjadi daya tarik tersendiri buat para pengembang web untuk menggunakan JQuery.</p>
<h2>Download JQuery</h2>
<p>Situs resmi JQuery dapat diakses di <a title="JQuery" href="http://jquery.com/" target="_blank">http://jquery.com/</a>. Dan library JQuery dapat didownload di alamat <a title="DOwnload Jquery" href="http://docs.jquery.com/Downloading_jQuery" target="_blank">http://docs.jquery.com/Downloading_jQuery</a>. Tersedia library jQuery dalam 2 (dua) jenis yaitu <strong>minified </strong>dan <strong>uncompressed</strong>. Minified jika kita ingin menggunakannya saja dalam website kita (ukuran 18 KB), sedangkan uncompressed jika kita berkeinginan turut serta mengembangkan code jQuery.</p>
<h2>Contoh Sederhana JQuery</h2>
<div style="width:570px;"><a href="http://img.photobucket.com/albums/v738/achmatim/blog/jquery02.png"><img title="Contoh program JQuery" src="http://img.photobucket.com/albums/v738/achmatim/blog/jquery02.png" alt="Contoh sederhana penggunaan JQuery" width="560" height="302" /></a></div>
</div>
<p><img class="alignnone" src="http://img.photobucket.com/albums/v738/achmatim/blog/jquery02.png" alt="" width="800" height="432" /></p>
<p>Penjelasan Program</p>
<p>1. Pertama, kita harus menyertakan (include) file library JQuery. Pastikan letak dari file library sudah benar.<br />
2. Perintah-perintah JQuery.</p>
<p>* Baris 8 merupakan perintah inisialisasi dimana saat halaman (dokumen) siap ditampilkan maka jalankan juga perintah yang ada di dalamnya. Hal ini mirip dengan event onLoad yang biasanya diletakkan di tag .<br />
* Baris 9-11 maksudnya adalah mendefinisikan action yang terjadi saat link dengan class=show ( $(‘a.show’) ) diklik (lihat link baris ke-22). Jadi jika link di-klik maka paragraf dengan nama class=jquery ( $(‘p.jquery’) ) akan tampil dengan durasi tampil “slow”. Paragraf yang akan ditampilkan adalah paragraf baris ke-24 sampai 27.<br />
* Baris 13-15 sebaliknya, akan menyembunyikan isi dari paragraf yang mengandung nama class=jquery.</p>
<p>3. Isi dari halaman. Perhatikan nama class dari masing-masing object.</p>
<p>Klik disini untuk melihat demo dari program di atas.<br />
Referensi</p>
<p>* Jonathan Chaffer, Karl Swedberg, Learning JQuery, Packt Publishing, 2007<br />
* http://jquery.com/<br />
* http://en.wikipedia.org/wiki/Jquery<br />
* http://didats.net/page/belajar-javascript-lebih-lanjut-dengan-jquery-1/<br />
* http://bagindokemas.com/2008/12/21/berkenalan-dengan-jquery/</p>
<p>sumber : achmatim.net</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ismaildoanxz.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ismaildoanxz.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ismaildoanxz.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ismaildoanxz.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ismaildoanxz.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ismaildoanxz.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ismaildoanxz.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ismaildoanxz.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ismaildoanxz.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ismaildoanxz.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ismaildoanxz.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ismaildoanxz.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ismaildoanxz.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ismaildoanxz.wordpress.com/135/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ismaildoanxz.wordpress.com&amp;blog=2087626&amp;post=135&amp;subd=ismaildoanxz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ismaildoanxz.wordpress.com/2009/06/26/jquery-untuk-orang-awam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c606f2e8aac5df2142ae803a46903999?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ismaildoanxz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://achmatim.net/wp-content/uploads/2009/01/jquerylogo.png" medium="image" />

		<media:content url="http://img.photobucket.com/albums/v738/achmatim/blog/jquery02.png" medium="image">
			<media:title type="html">Contoh program JQuery</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.photobucket.com/albums/v738/achmatim/blog/jquery02.png" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
